Sebut saja atmosphere



Pengamat langit,
Dini hari kau tetap terjaga, menunaikan kewajibanmu sebagai ciptaanNya. Entah sebutan apa yang pantas engkau sandang, wahai yang ada meski tak tampak dan yang melindungi tapi tak dianggap juga seringkali terabaikan. Berada di ketinggian tak tergapai jika tanpa pengorbanan, usaha keras dan cerdas.
Engkau yang membangun batas antara ruang kehidupan satu dengan ruang hampa yang memungkinkan adanya kehidupan lain. Batas yang mengisyaratkan kekurangan hingga timbul kekuatan untuk bertindak lebih dan lebih. Pemacu semangat pantang menyerah sekaligus pengingat bahwa keterbatasan itu nyata, dan membelalakkan mata atas keberadaan langit di atas langit. Selalu tampak tenang walau sebenarnya tak pernah berhenti mencari jalan. Menginspirasi tiada henti.
Memang tak seindah Bintang yang berkelap kelip layaknya sedang bercanda tawa dengan sesamanya. Atau Bulan yang mungkin lebih indah lagi bagi sebagian orang karena besar dan terangnya menyinari bumi pada gulita malam. Ataukah mungkin sang Surya yang merupakan sumber energi dari benda langit sebelumnya. Bagiku, engkau lebih spesial, lebih menarik dari ketiganya. Yang menginspirasi tiap insan untuk berhijrah menuju jalanNya.
Adalah atmosphere yang membuatku lebih terpaut. Lapisan bening tak kasat mata yang melindungi bumi sehingga layak ditinggali oleh makhluk hidup sepertiku didalamnya. Aku terkagum akan sifat dan cara kerjanya... Bening, netral, dan tulus. Aku menyukainya. Dia 'atmosphere'ku. Inspirasiku.
Elok parasmu menyembunyikan dinginnya duka malam, menguburkannya dalam dalam, lalu menggantikannya dengan keceriaan dan kehangatan. Beningmu mencerminkan transparannya hatimu. Menyajikan kejujuran yang benar adanya tanpa perlu dibuat buat. Amat netral tak memihak pada yang segolongan ataupun yang sedang berkuasa. Selalu berusaha melakukan kebaikan bagi alam tanpa pandang dan banyak timbang layaknya seorang 'guru sejati'.
Ketahuilah, atmosphere yang melindungi bumi tak lebih hanya sekedar perantara dari Sang Pelindung dan Penguasa sesungguhnya, Raja dari segala Raja. Karena akan ada saat dimana Sang Raja menghadirkan sesuatu yang tak biasa (dahsyat) hingga atmosphere sekalipun tidak dapat selalu melindungi bumi. Tidak tanpa ijinNya. Seperti yang dimaksud Dita, seorang kawan saya mengatakan dalam akun sosialnya "Jadi sebagai seorang yang terdidik, maka berkembanglah! Karena guru hanyalah perantara (fasilitator). Bukan ilmu itu sendiri." seperti itu saya menangkap dan mencoba mengilustrasikannya.
Guru biasa hanya memberitahu.
Guru baik menjelaskan.
Guru yang sangat baik menunjukkan.
Guru hebat menginspirasi.
--William A. Ward (Penulis, 1921-1994).
-SELAMAT HARI PENDIDIKAN NASIONAL-
2 Mei 2016
~Teruntuk segenap pelaku pendidikan,  Mari bersama terus berhijrah menuju masa depan (jangka panjang) yang lebih cerah. :))
The explanation of my ilustration on the top there
#muchlove

Komentar

  1. Wahhh, iso ae.. arigatouuuuu.. :))
    Eh itu aku ada kata kata inspired by you yg pernah kamu pake pm waktu hardiknas loh... :))

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan Populer